Ketika kebakaran hutan melukai lanskap, mereka menciptakan awan besar asap beracun yang mewarnai langit menjadi oranye dan merah. Orang yang memiliki alergi mungkin melihat asap kebakaran hutan dari sudut pandang yang berbeda; langit yang berwarna merah tersebut dapat menandakan dimulainya reaksi alergi dan kesulitan bernapas.
Apa yang terkandung dalam asap kebakaran hutan?
Asap kebakaran hutan mengandung gas dan materi partikel (partikel padat).
PM2.5 dan partikel sangat halus adalah jenis partikel yang ditemukan dalam asap kebakaran hutan. Partikel-partikel ini dibedakan berdasarkan ukurannya; misalnya, PM10 adalah materi partikulat kasar dengan diameter 10 mikrometer atau kurang.
Namun, meskipun PM10 merupakan ancaman kesehatan, PM10 lebih besar dan tidak terlalu berbahaya daripada PM2.5 dan partikel ultrafine, yang masing-masing berdiameter 2,5 mikrometer atau kurang dan 0,1 mikrometer atau kurang. Partikel-partikel ini merupakan ancaman terbesar bagi kesehatan manusia, dan merupakan polutan yang paling sering dialami. Partikel PM2.5 dan partikel ultrafine sangat kecil sehingga dapat masuk ke dalam aliran darah setelah terhirup dan menjangkau seluruh bagian tubuh.
Selain partikel padat, gas berbahaya juga ditemukan dalam asap kebakaran hutan. Gas-gas ini memiliki dampak yang merugikan bagi kesehatan manusia, mulai dari iritasi mata, hidung, tenggorokan, dan kulit hingga infeksi saluran pernapasan yang parah, asma, dan, dalam beberapa kasus, dapat berakibat fatal. Gas-gas yang termasuk dalam asap kebakaran hutan antara lain:
- formaldehida
- benzena
- nitrogen monoksida
- karbon monoksida
Paparan formaldehida dan benzena tingkat tinggi dapat menyebabkan kanker, sementara menghirup karbon monoksida dapat menyebabkan keracunan dan kematian (1).
Dapatkah asap kebakaran hutan mempengaruhi alergi?
Penelitian telah menunjukkan bahwa penderita alergi, yang sering kali sudah memiliki saluran pernapasan yang meradang secara kronis, mengalami gejala yang memburuk selama peristiwa kebakaran hutan (2).
Pada tahun 2022, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal International Journal of Environmental Research and Public Healthpara peneliti menemukan bahwa aliran puncak pernapasan di antara pasien klinik alergi menurun satu tahun setelah terpapar dua peristiwa kebakaran hutan yang berbeda (3). Para peneliti mencatat bahwa efek tersebut dapat dijelaskan dengan kemungkinan bahwa asap kebakaran hutan meningkatkan respons alergi terhadap alergen lain atau bahwa asap tersebut menyebabkan respons imun yang tertunda.
Dalam tinjauan literatur yang berfokus pada efek asap kebakaran hutan dan paparannya bagi penderita asma dan penyakit alergi, sebuah makalah pada tahun 2023 yang diterbitkan di Current Allergy and Asthma Reports menemukan bahwa paparan PM2.5 meningkatkan kecenderungan alergi dan penyakit saluran napas bagian atas atau sinonasal (4).
Organisasi kesehatan pemerintah mencatat sejumlah kondisi kronis tambahan yang dapat diperburuk oleh paparan asap kebakaran hutan, termasuk asma, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan penyakit pernapasan lainnya (5)(6). Bagi siapa saja yang lebih rentan terhadap asap kebakaran hutan, membuat perencanaan sebelum musim kebakaran hutan dan asap kebakaran hutan adalah faktor kunci untuk melindungi kesehatan Anda.
Apakah Anda siap menghadapi kebakaran hutan?
Dapatkan daftar periksa kebakaran hutan gratis dan bersiaplah.
Gejala alergi asap kebakaran hutan
Meskipun setiap orang yang terpapar asap kebakaran hutan dapat mengalami kesulitan bernapas, penderita alergi mengalami gejala yang sama dalam skala yang jauh lebih buruk.
Efek jangka pendek dari paparan asap kebakaran hutan yang dapat berdampak pada penderita alergi meliputi (7):
- Masalah hidung dan tenggorokan
- Mata perih dan berair
- Sesak napas
- Mengi
- Nyeri dada
- Batuk serius
- Dahak ekstra yang memerangkap udara
Petugas pemadam kebakaran dapat mengalami alergi sistem pernapasan karena sering terpapar asap.
Bersihkan udara dengan penyaringan udara berkinerja tinggi
Pelajari lebih lanjut tentang pembersih udara asap kebakaran kami
Hasil akhir
Asap kebakaran hutan merupakan ancaman nyata bagi alergi dan kesehatan Anda, tetapi Anda memiliki beberapa pilihan untuk melindungi diri sendiri.
- Jika ada kebakaran aktif di dekat rumah Anda, Anda mungkin disarankan untuk mengungsi. Perhatikan peringatan darurat setempat jika evakuasi disarankan.
- Menerima peringatan kualitas udara secara real-time dari aplikasi kualitas udara gratis sehingga Anda dapat bersiap-siap ketika asap kebakaran hutan mempengaruhi lingkungan Anda.
- Tutup pintu dan jendela.
- Jika HVAC Anda diatur ke pemasukan udara segar, tutup peredam pemasukan udara luar ruangan atau atur sistem untuk melakukan resirkulasi.
- Menjalankan kinerja tinggi pembersih udara untuk asap kebakaran hutan.
- Hindari berolahraga baik di dalam maupun di luar ruangan.
- Hindari pergi ke luar rumah.
- Jika Anda harus pergi ke luar rumah, kenakan masker KN95/FFP2 untuk mengurangi paparan terhadap materi partikulat.









