Apa Perbedaan Antara AQI Cina dan AQI AS?

Indeks Kualitas Udara (AQI) menyajikan informasi kualitas udara dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh publik. Baik Cina maupun Amerika Serikat menggunakan sistem AQI untuk mengubah konsentrasi berbagai polutan menjadi satu nilai, dari 0 (udara bersih) hingga 500+ (sangat tercemar). Namun, kedua sistem ini berbeda dalam polutan yang mereka prioritaskan, standar yang mereka ikuti, dan bagaimana mereka menghitung kualitas udara dari waktu ke waktu.

AQI AS didasarkan pada pedoman yang ditetapkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA). Ini mencakup polutan seperti partikel halus (PM2.5, PM10), ozon (O₃), karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO), dan nitrogen dioksida (NO₂). AQI Cina mencakup polutan serupa tetapi mengikuti standar nasional, yang menyebabkan beberapa perbedaan dalam nilai yang dilaporkan.

IQAir menampilkan baik AQI AS⁺ maupun AQI CN di platformnya. AQI AS sesuai dengan definisi AQI EPA tetapi memberikan data yang lebih real-time dengan menghitung berdasarkan rata-rata konsentrasi per jam, menawarkan perspektif terkini tentang kondisi kualitas udara. Demikian pula, AQI CN didasarkan pada protokol pelaporan resmi Cina tetapi menggunakan rata-rata per jam untuk refleksi yang lebih segera dari tingkat polusi udara.

Kedua AQI mengklasifikasikan kualitas udara ke dalam enam kategori yang dikodekan warna, masing-masing terkait dengan rekomendasi kesehatan tertentu. Sistem ini memastikan publik menerima informasi yang jelas dan dapat ditindaklanjuti, terlepas dari apakah mereka melihat data AQI AS⁺ atau AQI CN⁺.