Badai dahsyat menghantam Louisiana pada awal tahun 2016, mencurahkan hujan hingga 31 inci dalam waktu kurang dari 15 jam. Pada saat badai berakhir, Louisiana telah dibasahi dengan 7,1 triliun galon air - lebih banyak air yang mendarat di negara bagian tersebut selama Badai Katrina. Sebanyak 60.000 rumah rusak akibat badai dan 13 orang tewas.
Bagi penghuni rumah yang rusak akibat curah hujan, dampak badai masih terasa lama setelah curah hujan berakhir. Puluhan ribu penduduk Louisiana bagian selatan terpaksa mengosongkan rumah atau tinggal di rumah yang rusak parah akibat banjir. Bagi mereka, jamur dan lumut merupakan ancaman yang terus menerus.
Dengan intensitas curah hujan dan total curah hujan yang kemungkinan akan terus meningkat, penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan untuk pencegahan jamur yang optimal setelah banjir.
Pencegahan jamur: 24-36 jam pertama sangat penting
Jamur dan bakteri dengan cepat berkembang dan menyebar di lingkungan yang lembab. Jamur memakan air. Dan bakteri menyebar dengan cepat jika rumah yang kebanjiran direndam oleh air limbah, seperti yang sering terjadi.
Membersihkan dengan cepat setelah banjir sangat penting untuk menjaga rumah tetap aman dan sehat, terutama bagi mereka yang menderita asma dan alergi. Jamur dan lumut dapat mulai tumbuh hanya dalam waktu 24-36 jam setelah banjir. Dan sering kali bersembunyi di area yang mudah dilupakan, seperti loteng, ruang bawah tanah, dan ruang bawah tanah.
Sangat penting untuk menghentikan intrusi air tambahan sebelum upaya pembersihan dimulai. Pembersihan menyeluruh dari atas ke bawah.
Delapan tips untuk mencegah jamur
Berikut adalah delapan tips yang dapat membantu upaya pembersihan.
-
Mulailah dengan cepat. Jamur dan lumut mulai tumbuh dengan segera, jadi mulailah proses pembersihan sesegera mungkin.
-
Ventilasi akan membantu. Bersihkan dan keringkan rumah sesegera mungkin. Buka jendela untuk ventilasi. Kipas angin dan penurun kelembapan juga dapat membantu.
-
Kenakan masker. Lindungi diri Anda saat membersihkan dengan mengenakan sarung tangan karet, pelindung mata, dan masker. Masker dengan nilai N-95 atau lebih tinggi adalah yang terbaik untuk situasi di mana terdapat jamur.
-
Gunakan larutan pembersih yang tepat. Campurkan 1,5 cangkir pemutih rumah tangga dengan 1 galon air untuk mencuci dan mendisinfeksi area. Jangan pernah mencampur pemutih dan amonia. Asapnya beracun.
-
Pertimbangkan untuk menyingkirkan karpet. Karpet mungkin harus dilepas seluruhnya. Meskipun mengering, bukan berarti spora jamur telah hilang.
-
Jika Anda tidak dapat membersihkannya, singkirkan saja. Singkirkan bahan berpori seperti papan dinding, fiberglass, dan area selulosa karena tidak dapat dibersihkan.
-
Kenakan masker polusi udara jika polutan tidak dapat dihindari. Gunakan masker pelindung polusi bersertifikat KN95, seperti Masker IQAiruntuk melindungi diri Anda dari menghirup spora jamur atau polutan di udara lainnya. Masker yang memenuhi standar KN95 atau NIOSH N95 dapat mencegah hingga 95% polutan partikel masuk ke saluran pernapasan Anda.
-
Gunakan pembersih udara. Pembersih udara berkinerja tinggi untuk spora jamur dapat membantu membersihkan udara, bahkan saat pekerjaan berlangsung. Sebagai contoh, alat IQAir HealthPro Plus dapat secara dramatis mengurangi partikulat di udara termasuk jamur, dan juga dapat mengurangi atau menghilangkan bau apek.
-
Ketahuilah kapan harus memanggil ahlinya. Hal ini terutama berlaku jika kerusakan disebabkan oleh limbah atau air yang terkontaminasi, atau jika jamur sudah meluas. Pastikan kontraktor yang Anda pilih memiliki pengalaman dalam membersihkan jamur dan mengikuti pedoman remediasi jamur EPA.
Salah satu bagian tersulit dari proses pembersihan jamur mungkin bukan pekerjaan fisik, tetapi dampak emosional karena harus membuang kursi, mainan, atau pusaka keluarga. Namun, jika ada kemungkinan barang-barang ini terkontaminasi, yang terbaik adalah melepaskannya. Dengan bertindak cepat dan mengambil langkah yang tepat untuk mengendalikan jamur setelah banjir, rumah dan kualitas udara dalam ruangan Anda akan segera aman dan sehat kembali. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.epa.gov/mold.








