Dapur adalah jantung dari sebuah rumah. Dapur adalah pusat aktivitas, tempat berkumpulnya keluarga dan teman untuk menyiapkan makanan dan menghabiskan waktu bersama. Namun tanpa ventilasi yang memadai, dapur bisa mematikan.
Tiga miliar orang di seluruh dunia masih memasak di rumah dengan perapian terbuka dan sedikit atau tanpa ventilasi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Paparan polutan dalam ruangan di rumah-rumah ini menyebabkan 4,3 juta kematian dini setiap tahun karena pneumonia, penyakit jantung, dan penyakit lainnya, menurut WHO. Ini adalah pengingat yang tragis dan menakutkan tentang bahaya yang melekat pada memasak di dalam ruangan dan pentingnya ventilasi dapur yang memadai.
Dapur modern adalah pabrik polusi
Ventilasi dapur yang tidak memadai bukan hanya menjadi masalah di negara-negara berkembang. Sebuah studi yang dilakukan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory (Berkeley Lab) menemukan bahwa 60% rumah di Amerika Serikat yang memiliki kompor gas melebihi tingkat polusi di luar ruangan.
Pembakaran dari kompor gas menghasilkan nitrogen dioksida, formaldehida, dan karbon monoksida. Kompor listrik menghasilkan polutan yang sama, dengan kadar yang lebih rendah. Terlebih lagi, kompor listrik, khususnya, menghasilkan partikel ultra halus tingkat tinggi yang mudah terhirup, tersimpan di paru-paru, dan diserap ke dalam darah. Selain itu, makanan yang sedang dimasak menghasilkan gas dan partikel yang mirip dengan yang dipancarkan oleh pembakar.
Tudung dapur dirancang untuk membantu
Di dapur modern, asap yang dihasilkan dari kegiatan memasak seharusnya ditangkap dan dibuang oleh "tudung asap" di atas kompor atau kompor tanam. Range hood adalah perangkat yang berisi kipas mekanis di kanopi atau rumah yang menangkap minyak, asap, asap, bau, panas, dan uap yang terbawa udara dari kompor.
Meskipun tudung sungkup adalah ide yang bagus secara teori, penelitian menunjukkan bahwa banyak tudung sungkup yang tidak berfungsi dengan baik. Berkeley Lab menemukan bahwa beberapa kerudung penangkap asap hanya menangkap sedikitnya 14% polutan yang dihasilkan dari kegiatan memasak.
Masalah dengan tudung asap
Ada tiga masalah yang membatasi keefektifan tudung asap dapur:
- Ukuran yang salah. Banyak tudung yang tidak cukup besar untuk menutupi pembakar depan pada kompor yang dipasang di atasnya. Masalah lainnya adalah tudung asap sering ditempatkan terlalu tinggi.
- Kipas yang salah. Sebuah kerudung yang efektif harus menggerakkan setidaknya 200 kaki kubik udara per menit (CFM). Namun, kipas yang terlalu kuat (beberapa model populer memiliki nilai lebih dari 900 CFM) dapat menciptakan aliran balik karbon monoksida dan gas lainnya dari tungku, pemanas air, dan peralatan lain di rumah. Range hood yang kuat ini memerlukan sistem "udara rias" yang menambahkan udara segar kembali ke dalam rumah untuk mencegah aliran balik.
- Tidak ada knalpot. Apa yang disebut dengan tudung yang "bersirkulasi ulang" hanya mengalirkan udara kembali ke dalam ruangan alih-alih membuang polutan di luar. Juga dikenal sebagai sistem "tanpa saluran", tudung ini mungkin berisi arang atau filter logam yang dapat diganti, tetapi hanya menawarkan sedikit perlindungan terhadap sebagian besar polutan.
Kiat untuk memilih tudung yang tepat
Dengan memilih range hood yang tepat dan menggunakannya dengan benar, Anda dapat secara dramatis meningkatkan kualitas udara dalam ruangan di seluruh rumah Anda. Berikut ini beberapa tipsnya:
- Carilah tudung asap yang menutupi seluruh permukaan memasak. Kisaran yang lebih lebar 3-6 inci dari kompor akan memungkinkan cakupan dan perlindungan ekstra.
- Belilah kipas yang kuat, tetapi tidak terlalu kuat. Jika memungkinkan, hindari tudung besar yang dapat menghasilkan hingga 1200 CFM dan menyebabkan aliran balik, kecuali jika sistem udara rias dipasang.
- Pilihlah tudung dengan bentuk berongga untuk mengumpulkan asap dan gas saat dilepaskan. Dikombinasikan dengan pembuangan dari luar dan efisiensi kipas yang tepat, hal ini akan secara dramatis meningkatkan tingkat penangkapan.
Beberapa teknik memasak sederhana juga akan membantu meningkatkan kualitas udara di dapur Anda. Jika memungkinkan, masaklah makanan di atas kompor belakang. Hal ini karena kerudung menawarkan cakupan yang lebih besar di bagian belakang. Selain itu, selalu pastikan untuk menyalakan kipas kerudung saat memasak.
Dengan memasang dan menggunakan tudung yang tepat dan memasak di atas kompor belakang jika memungkinkan, dapur Anda dapat menjadi sumber kenikmatan kuliner dan bukannya polusi udara dalam ruangan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang ventilasi yang efektif di dapur dan di seluruh rumah Anda, kunjungi www.epa.gov.





