Ya, pembersih udara dapat membantu mengurangi asap rokok pasif di dalam ruangan—tetapi tidak semua pembersih udara dirancang untuk menangani asap secara efektif. Asap mengandung partikel halus sekaligus gas terkait asap, sehingga beberapa sistem filtrasi lebih sesuai untuk paparan asap dibandingkan yang lain.
Partikel asap rokok pasif dapat tetap melayang di udara dalam ruangan lama setelah aktivitas merokok berhenti, sementara residu asap dapat terus mengendap pada dinding, kain, dan permukaan lainnya seiring waktu. Mengurangi paparan bergantung pada kombinasi pengendalian sumber dan ventilasi. Filtrasi paling efektif bila dipadukan dengan upaya untuk membatasi jumlah asap yang masuk atau tetap berada di lingkungan dalam ruangan.
Bagaimana asap rokok pasif menyebar di dalam ruangan
Asap rokok pasif berasal dari dua sumber utama: asap yang diembuskan oleh perokok dan asap yang dilepaskan dari rokok atau cerutu yang sedang menyala.
Asap yang dilepaskan langsung dari rokok yang menyala, yang sering disebut asap samping, dianggap sangat berbahaya karena mengandung konsentrasi tinggi bahan kimia beracun.
Antara tahun 2015 dan 2018, lebih dari 1 dari 5 orang dewasa di AS terpapar asap rokok pasif (1). Paparan dapat terus terjadi dengan berbagai cara tergantung pada bagaimana asap bergerak melalui lingkungan:
-
Asap langsung/arus utama: Asap yang dihirup langsung oleh perokok (2).
-
Asap rokok pasif/asap samping: Asap yang dihirup oleh non-perokok di sekitarnya, sering kali tetap tertinggal di dalam ruangan lama setelah aktivitas merokok terjadi.
-
Asap tangan ketiga: Residu asap yang mengendap pada permukaan, kain, dinding, dan pakaian seiring waktu.
Asap langsung, asap rokok pasif, dan asap tangan ketiga semuanya mengandung partikel PM2.5 dan PM10. PM2.5 mengacu pada partikel berukuran 2,5 mikron atau lebih kecil, sedangkan PM10 mencakup partikel yang lebih besar hingga diameter 10 mikron. Partikel-partikel ini dapat tetap melayang di udara dan dapat memengaruhi kesehatan manusia jika terhirup seiring waktu.
Mengapa asap yang tertinggal tetap menjadi risiko kesehatan
Paparan asap rokok pasif tidak terbatas pada saat seseorang sedang aktif merokok. Partikel asap dan residu kimia dapat tetap berada di dalam ruangan, sehingga meningkatkan kemungkinan paparan berulang dari waktu ke waktu.
Rata-rata, 300.000 anak berusia di bawah 18 bulan didiagnosis dengan infeksi saluran pernapasan bawah setiap tahun di AS sebagai akibat langsung dari paparan asap rokok pasif (3). Asap rokok pasif juga telah dikaitkan dengan leukemia pada anak dan sindrom kematian bayi mendadak. Pada orang dewasa, paparan jangka panjang terhadap asap rokok pasif dapat menyebabkan stroke, iritasi hidung, asma, dan efek reproduksi pada perempuan (4). Partikel asap rokok pasif mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia beracun dan 70 zat karsinogen yang berkontribusi terhadap dampak kesehatan ini (5), termasuk:
- Arsenik
- Formaldehida
- Timbal
- Nikel
- Benzena
Paparan asap rokok pasif berbahaya dan dapat menyebabkan risiko kesehatan yang serius, terutama bagi anak-anak dan kelompok sensitif. Merokok di dalam ruangan dapat secara signifikan memperburuk kondisi ini.
Bagaimana asap rokok pasif memengaruhi kualitas udara dalam ruangan
Partikel asap rokok pasif cenderung bertahan di udara, menyebabkan kualitas udara yang tidak sehat di ruang dalam maupun luar ruangan jika tidak ada filtrasi, ventilasi, atau pembersihan rutin yang memadai. Partikel asap dapat terus bersirkulasi di dalam ruangan lama setelah aktivitas merokok terjadi, terutama di area dengan aliran udara atau ventilasi yang terbatas.
Luar Ruangan
Rokok yang menyala dan asap rokok pasif dapat memengaruhi area luar ruangan bersama dengan meninggalkan residu asap dan meningkatkan paparan di sekitarnya. Di teras atau balkon bersama, asap rokok pasif menghasilkan partikel tembakau yang menempel pada furnitur dan permukaan, meninggalkan bau serta meningkatkan risiko paparan. Merokok di area makan luar ruangan atau restoran dapat menyebabkan paparan asap rokok pasif bagi staf, pelanggan, dan orang yang lewat.
Dalam Ruangan
Ketika asap tembakau diembuskan di dalam ruangan, residu asap dan racun dapat menempel pada permukaan, seperti furnitur, pakaian, permukaan meja, dinding, dan kain. Tanpa pembersihan rutin, produk sampingan asap yang berbahaya ini dapat terus menumpuk seiring waktu.
Bagaimana filtrasi membantu mengurangi asap rokok pasif
Mengurangi paparan asap rokok pasif sering kali bergantung pada kombinasi filtrasi dengan praktik kualitas udara dalam ruangan yang lebih luas. Pembersih udara yang dilengkapi dengan filtrasi HyperHEPA dirancang untuk menangkap partikel sekecil 0.003 mikron dengan efisiensi 99.5%, serta mampu menyaring asap rokok langsung dan asap rokok pasif dari udara dalam ruangan.
Bersama teknologi HyperHEPA, beberapa pembersih udara menggunakan sistem filtrasi fase gas tambahan untuk lebih lanjut menangkap gas dan bau yang terkait dengan asap tembakau. Beberapa sistem, seperti GC MultiGas XE Air Purifier dari IQAir, dirancang untuk menangani partikel, gas, dan bau terkait asap secara bersamaan.
Filtrasi yang tepat dapat membantu mengurangi paparan asap rokok pasif, tetapi untuk mencapai lingkungan yang benar-benar bebas asap juga diperlukan kebiasaan harian dan ventilasi yang lebih baik.
Cara menciptakan lingkungan bebas asap
Menciptakan lingkungan bebas asap bergantung pada lebih dari sekadar filtrasi saja. Pengendalian sumber, ventilasi, pembersihan rutin, dan filtrasi udara semuanya berperan dalam mengurangi partikel asap yang bertahan di dalam ruangan.
-
Pengendalian sumber: Menghindari merokok sepenuhnya adalah cara paling efektif untuk mengurangi paparan asap rokok pasif. Langkah tambahan dapat mencakup menetapkan kebijakan bebas asap, membuat area merokok khusus di luar ruangan, dan membersihkan permukaan secara rutin.
-
Ventilasi: Buka jendela jika merokok terjadi di dalam ruangan, pasang kipas di area merokok luar ruangan, dan waspadai asap dari tetangga dengan menutup jendela bila diperlukan.
- Filtrasi Udara: Gunakan pembersih udara untuk area yang sering digunakan dan gunakan monitor kualitas udara untuk melacak perubahan kualitas udara dalam ruangan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pembersih udara membantu mengatasi asap rokok langsung, asap rokok pasif, dan residu asap rokok?
Ya, pembersih udara dapat membantu menghilangkan asap rokok langsung, asap rokok pasif, dan residu asap rokok. Pembersih udara terutama menangani partikel yang terbawa udara, seperti asap rokok langsung dan asap rokok pasif. Mengurangi paparan residu asap rokok sering kali memerlukan pembersihan rutin pada permukaan dan kain tempat residu asap menumpuk.
Seberapa sering saya harus mengganti filter HyperHEPA?
Filter biasanya perlu diganti setiap 3-4 tahun untuk pembersih udara yang digunakan di ruangan besar. Untuk pembersih udara pribadi atau meja, filter mungkin perlu diganti lebih sering.
Apa yang menyebabkan paparan asap rokok pasif?
Paparan asap rokok pasif paling sering merupakan akibat langsung dari berada di dekat seseorang yang sedang aktif merokok. Jika Anda berada di samping seseorang yang menyalakan rokok dan mengembuskan asap, Anda kemungkinan menghirup partikel asap rokok pasif. Partikel asap yang mungkin menempel pada pakaian atau permukaan di sekitarnya akan dianggap sebagai asap rokok tersier.
Bagaimana saya tahu jika saya telah terpapar asap rokok pasif?
Gejala langsung yang umum dari paparan asap rokok pasif meliputi iritasi mata atau hidung, batuk, mual, dan sakit kepala. Berbagai petunjuk visual atau penciuman juga dapat muncul, mulai dari asap yang masih tersisa di udara hingga bau gosong atau bau tidak sedap.
Kesimpulan
Asap rokok pasif dapat terus memengaruhi kualitas udara dalam ruangan lama setelah aktivitas merokok terjadi, terutama di ruang tertutup dengan ventilasi terbatas. Partikel asap dan residu dapat tetap melayang di udara atau mengendap di permukaan seiring waktu, sehingga meningkatkan kemungkinan paparan berulang.
Mengurangi paparan sering kali bergantung pada kombinasi pengendalian sumber, ventilasi, filtrasi, dan pembersihan rutin. Pembersih udara dengan filtrasi efisiensi tinggi dapat membantu mengurangi partikel asap di udara, terutama bila digunakan bersama upaya yang lebih luas untuk menjaga udara dalam ruangan tetap lebih bersih.









