Mengontrol bau hewan peliharaan

  • 3 menit baca
  • oleh IQAir Staff Writers
bathing a dog

Sebagian besar pemilik hewan peliharaan berurusan dengan bau di rumah mereka pada satu waktu atau lainnya. Terkadang, hewan peliharaan itu sendiri yang menjadi sumber bau. Di lain waktu, karpet, kandang, atau tempat tidur yang kotorlah yang menjadi masalah. Bahkan jika Anda tidak memiliki hewan peliharaan, bau dari hewan peliharaan pemilik atau penyewa sebelumnya dapat memengaruhi Kualitas Udara Dalam Ruangan Anda berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun kemudian.

Bau hewan peliharaan umumnya terbagi menjadi dua kategori:

  • Bau badan hewan peliharaan: Bau dari tubuh hewan peliharaan itu sendiri
  • Bau habitat: Bau yang disebabkan oleh hewan peliharaan yang tinggal di rumah Anda

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi bau hewan peliharaan

Beberapa langkah sederhana akan membantu menjaga rumah Anda tetap wangi dan membantu menjaga kesehatan hewan peliharaan Anda.

1. Kendalikan sumber bau. Temukan dan bersihkan dengan cepat area yang kotor di rumah, termasuk karpet, kain pelapis, lantai, dan dinding. Gunakan tisu untuk menyerap kelembapan di area yang kotor, lalu taburkan soda kue pada area yang terkena. Jaga kebersihan kandang dengan melakukan rutinitas harian untuk memeriksa dan menghilangkan sumber bau.

2. Perbaiki ventilasi. Menambahkan udara luar ruangan ke lingkungan dalam ruangan dapat mengurangi tingkat bau secara keseluruhan dari semua sumber. Selain membuka pintu dan jendela, gunakan kipas angin dan pertimbangkan sistem ventilasi seluruh rumah jika diperlukan.

3. Gunakan pembersih udara berkinerja tinggi. Pembersih udara berkinerja tinggi dengan karbon aktif dan media lain untuk penyaringan gas dan bau akan membantu menjaga udara tetap segar. IQAir GC MultiGas adalah pilihan terbaik untuk semua jenis bau hewan peliharaan.

4. Jaga kebersihan hewan peliharaan. Dari gerbil hingga Gembala Jerman, semua hewan peliharaan mendapat manfaat dari perawatan dan mandi. Menyikat membantu menghilangkan kotoran, mengurangi bulu yang terbawa udara, dan mendistribusikan minyak kulit. Periksa telinga secara teratur untuk mengetahui adanya infeksi, dan jaga kebersihan gigi hewan peliharaan dengan sikat gigi dan pasta gigi khusus.

5. Sering-seringlah mencuci tempat tidur hewan peliharaan. Deterjen lembut tanpa pewarna akan bekerja paling baik. Selain itu, tambahkan secangkir soda kue ke dalam air cucian untuk menetralkan bau. Setelah mencuci pakaian hewan peliharaan Anda, jalankan siklus air panas dengan pemutih sebelum menjalankan beban berikutnya.

6. Mengontrol bau kotak kotoran. Kunci untuk mengendalikan bau kotak pasir adalah dengan menjaga kebersihan kotak pasir. Keluarkan isinya setiap hari atau, lebih baik lagi, dua kali sehari. Ganti litter sesering mungkin. Gosok kotak hingga bersih setiap kali Anda mengganti kotorannya. Aturan umum yang bisa dijadikan patokan adalah satu kotak pasir untuk satu kucing di rumah Anda.

7. Gunakan penyedot debu berkinerja tinggi. Menjaga kebersihan rumah Anda sangat penting untuk mengendalikan bau, dan penyedot debu berkualitas tinggi akan membantu. Banyak penyedot debu yang hanya membuang bau dan bulu hewan peliharaan kembali ke dalam ruangan. Pilihlah penyedot debu berkualitas tinggi dengan filter HEPA.

Dengan mengatasi masalah bau sejak dini dan dengan melakukan beberapa langkah sederhana untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan dan lingkungannya, semua orang akan mendapatkan manfaatnya. Untuk informasi lebih lanjut tentang perawatan hewan peliharaan dan hidup bebas bau, kunjungi The Humane Society di www.humanesociety.org.

Buletin

Dapatkan artikel eksklusif, pembaruan produk, tips, dan penawaran berkala yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Baca tentang kebijakan privasi kami

Produk unggulan
Pembersih Udara HealthPro 250
Filtrasi gas/bau dan berstandar medis pemenang penghargaan untuk ruangan berukuran sedang hingga besar.