Apakah kualitas udara di Tiongkok baik?
Per 1 Mei 2026, kualitas udara di beberapa wilayah Tiongkok masih buruk, dengan kota-kota besar mengalami kualitas udara pada kisaran "tidak sehat" dan konsentrasi PM2.5 yang tinggi, sehingga menimbulkan risiko kesehatan serius bagi penduduk, terutama anak-anak dan lansia.
Pada pukul 12:30 siang (Waktu Standar Tiongkok, GMT+8), beberapa pusat perkotaan mencatat pembacaan AQI antara 100 dan 200, yang memicu peringatan kesehatan. Warga disarankan untuk membatasi aktivitas luar ruangan, menutup jendela, mengenakan masker saat berada di luar, dan menggunakan pembersih udara di dalam ruangan.
Meskipun kondisinya masih buruk, rata-rata konsentrasi PM2.5 Tiongkok pada tahun 2025 adalah 29.6 µg/m3, setara dengan AQI 87, yang diklasifikasikan sebagai "sedang". Tingkat ini hampir 5.92 kali lebih tinggi daripada pedoman tahunan WHO sebesar 5 µg/m3, sehingga menempatkan Tiongkok di antara 20 negara paling tercemar di dunia pada tahun 2025.
Peta kualitas udara Tiongkok dan negara-negara tetangga per pukul 12:30 siang (CST) pada 1 Mei 2026. Sumber: IQAir.
Kota mana saja yang terdampak kualitas udara buruk di Tiongkok?
Per 1 Mei 2026, beberapa kota besar di Tiongkok melaporkan kualitas udara yang buruk. Beberapa kota yang terdampak meliputi:
Kondisi kualitas udara dapat berubah dengan cepat sepanjang hari. Untuk gambaran lengkap tingkat polusi secara nasional dan real-time, lihat peta kualitas udara Tiongkok.
Shanghai dan Chengdu termasuk di antara kota besar paling tercemar di dunia, per pukul 12:30 siang (CST) pada 1 Mei 2026. Sumber: IQAir.
Kapan kualitas udara di Tiongkok akan membaik?
Dengan musim semi yang kini berlangsung, berakhirnya musim pemanasan berbahan bakar batu bara seharusnya membawa sedikit kelegaan, karena emisi terkait pemanasan mulai menurun. Namun, Maret dan April membawa tantangannya sendiri: periode ini memiliki frekuensi cuaca pasir dan debu tertinggi, dengan badai yang terutama berasal dari Mongolia, yang dapat meningkatkan konsentrasi PM10 hingga beberapa kali lipat.
Perbaikan yang lebih berkelanjutan diperkirakan terjadi pada akhir April hingga Mei, ketika suhu yang lebih hangat, angin yang lebih kuat, dan hujan musim semi membantu menyebarkan polutan. Kemajuan jangka panjang tetap bergantung pada pengendalian emisi yang berkelanjutan dan adopsi energi yang lebih bersih (1).
Apa yang menyebabkan kualitas udara buruk di Tiongkok?
Penyebab utama polusi udara di Tiongkok meliputi ketergantungan pada bahan bakar fosil, pembakaran batu bara, pembakaran biomassa, emisi dari lalu lintas dan insinerasi limbah, polusi industri, serta debu tanah, dengan batu bara dan
bahan bakar fosil lainnya tetap dieksploitasi meskipun ada investasi pada energi terbarukan (2).Pada musim semi (Maret-Mei), polusi tetap berlangsung akibat seringnya badai debu dari Gurun Gobi, Gurun Taklimakan, dan Dataran Tinggi Mongolia Dalam, yang menyebabkan lonjakan PM10 secara tiba-tiba. Suhu dan tingkat kelembapan meningkat, dan angin turut memperparah kabut asap dengan membawa polutan dari wilayah industri.
Debu jalan yang kembali terangkat akibat konstruksi dan urbanisasi, serta polusi lintas batas, juga berkontribusi. Kondisi meteorologis mendukung mobilisasi dan transport debu pada musim semi (3).
Bagaimana saya dapat melindungi diri dari kualitas udara yang buruk?
- Dapatkan aplikasi kualitas udara gratis untuk peringatan dan prakiraan kualitas udara secara real-time.
- Tutup pintu dan jendela serta atur HVAC ke mode resirkulasi.
- Berkontribusilah pada data kualitas udara luar ruangan di komunitas Anda.
- Tetaplah di dalam ruangan saat kualitas udara buruk; jika Anda memang perlu keluar, kenakan masker KN95/FFP2.
- Nyalakan penjernih udara berperforma tinggi untuk menyaring partikel, gas, dan polutan lainnya.









