Para ahli berpendapat bahwa terbang tetap menjadi cara teraman bagi para pelancong untuk mencapai tujuan mereka. Namun terlepas dari kepastian itu, banyak orang masih mengalami kecemasan ketika memikirkan penerbangan mereka yang akan datang.
Salah satu kekhawatiran yang paling umum adalah menangkap serangga dari sesama pelancong dan turun dengan flu, flu - atau lebih buruk. Dan ketakutan itu tidak sepenuhnya tidak berdasar. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa penumpang maskapai lebih cenderung masuk angin selama penerbangan daripada di kehidupan sehari -hari mereka.
Batuk dan bersin adalah penyebab utama
Tempat dekat biasanya disalahkan ketika orang sakit di pesawat. Terbang berarti berbagi ruang yang sempit dan tertutup untuk waktu yang lama. Jika seseorang yang duduk di dekat Anda batuk dan bersin, Anda bisa berisiko sakit. Itu karena kuman tersebar melalui tetesan yang dikeluarkan orang ketika mereka batuk dan bersin. Tetesan ini tetap di udara hanya sebentar. Tetapi jika Anda cukup dekat dengan orang yang terinfeksi untuk menghirup mereka, Anda bisa terinfeksi.
Permukaan yang terkontaminasi ada di mana -mana
Tetesan dikeluarkan ketika orang batuk dan bersin tak terhindarkan mendarat di permukaan, mencemari mereka. Menyentuh permukaan itu dan kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut Anda bisa berakhir membuat Anda sakit. Karena itu, orang sakit yang duduk di dekat Anda seharusnya tidak menjadi satu -satunya perhatian Anda.
Menurut para ahli, hampir setiap inci pesawat dapat mengandung bakteri dan virus yang mampu bertahan hidup di permukaan selama berhari -hari. Pesawat biasanya hanya dibersihkan dan disanitasi secara menyeluruh sebulan sekali. Itu berarti bahwa jika orang yang sakit duduk di kursi Anda di atas penerbangan di depan Anda, penutup kursi, sandaran tangan dan sabuk pengaman dapat ditutupi dengan kuman. Itu berlaku untuk meja baki dan saku kursi belakang di depan Anda juga. Selain itu, permukaan di toilet, termasuk pegangan pintu, wastafel dan tombol yang digunakan untuk menyiram toilet, adalah tempat umum di mana bakteri dan virus mengintai.
Udara kabin resirkulasi
Beberapa orang juga khawatir bahwa udara yang beredar di dalam kabin pesawat dapat membuat mereka sakit. Produsen dan maskapai penerbangan pesawat mengklaim bahwa sebagian besar pesawat modern menggunakan filter HEPA untuk menghilangkan kontaminan di udara. Mereka mengatakan filter ini menjebak virus dan bakteri, dan mencegahnya beredar di dalam kabin. Tetapi karena tidak ada pedoman yang membutuhkan filter HEPA di setiap pesawat, penggunaannya secara sukarela. Dan tanpa regulasi dan kualitas udara penegakan di pesawat tetap menjadi perhatian potensial.
Bagaimana Melindungi Diri
Untungnya, terlepas dari permukaan yang terkontaminasi dan tempat dekat di kabin pesawat, para ahli mengatakan ada langkah -langkah yang dapat Anda ambil untuk meminimalkan peluang jatuh sakit di penerbangan Anda berikutnya. Berikut adalah beberapa tips untuk diikuti sebelum dan selama perjalanan pesawat Anda berikutnya.
- Hindari menyentuh wajah Anda.Menjaga tangan Anda menjauh dari mata, hidung, dan mulut selama penerbangan akan membantu menjaga kuman yang mungkin berada di permukaan di sekitar Anda keluar dari tubuh Anda.
- Bawa tisu desinfektan.Setelah menyimpan barang bawaan Anda, bersihkan permukaan tempat duduk, sandaran kepala, sandaran tangan, meja baki, dan saku kursi belakang sebelum duduk.
- Bawa selimut dan bantal Anda sendiri.Selimut dan bantal maskapai dapat ditutupi dengan kuman, jadi yang terbaik adalah bepergian dengan Anda hanya untuk aman.
- Cuci tangan Anda atau gunakan pembersih tangan.Cuci tangan Anda secara menyeluruh dengan air panas dan sabun atau gunakan pembersih tangan dengan setidaknya 60 persen alkohol sebelum makan dan setelah menggunakan kamar kecil. Juga, gunakan handuk kertas Anda (bukan tangan telanjang Anda) untuk membuka pintu kamar mandi. Buang handuk kertas Anda setelah Anda membuka pintu.
- Minta untuk mengganti kursi.Jika Anda duduk di dekat orang yang sakit, tanyakan dengan sopan kepada pramugari apakah mungkin untuk pindah ke kursi lain.
- Gunakan ventilasi udara.Mengatur ventilasi pada rendah atau sedang dan mengarahkan aliran udara di depan kepala Anda dapat membantu meniup kuman dari wajah Anda.





